Ikuti Kami
Minggu, 15 Februari 2026 ⚡ Versi Web

Puskesmas Aceh Diresmikan dalam Waktu 3 Minggu, Layanan Kesehatan Pulih untuk Masyarakat Terdampak

Tim Redaksi
Rabu, 14 Januari 2026 | 00:00 WIB

MENTERI Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin secara resmi membuka dua Puskesmas yang telah dibangun kembali pasca bencana di Aceh. Fasilitas kesehatan yang berlokasi di Kecamatan Lokop, Kabupaten Aceh Timur, serta Jambur Lak-Lak, Kabupaten Aceh Tenggara, berhasil dibangun dalam waktu singkat, yakni tiga minggu.

Peresmian ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana, sehingga pelayanan dasar dapat kembali berjalan optimal.

"Kedua Puskesmas ini sebelumnya hancur total, satu di Lokop, Aceh Timur, dan satu lagi di Jambur Lak-Lak, Aceh Tenggara. Alhamdulillah, pembangunan keduanya berhasil diselesaikan hanya dalam tiga minggu, dan hari ini kita serahkan agar dapat langsung melayani kebutuhan kesehatan masyarakat," ujar Menkes.

Menkes menjelaskan bahwa percepatan pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi antar kementerian, khususnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang menangani pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah terdampak bencana.

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian PU yang telah membangun Puskesmas ini dengan sangat cepat. Kolaborasi lintas sektor semacam ini sangat krusial agar layanan kesehatan masyarakat dapat pulih dengan cepat," tambahnya.

Selain pembangunan fisik, Menkes juga mengapresiasi dukungan dari mitra, PT Pegadaian dan PT Jayamas Medica Industri Tbk, yang menyediakan alat kesehatan dan perabotan agar kedua Puskesmas dapat segera beroperasi. Yayasan Amanah Bakti Negeri juga turut memperkuat layanan kesehatan darurat di Aceh.

"Bantuan yang diterima dan disalurkan meliputi tiga unit ambulans, tiga unit motor layanan kesehatan, 35 unit Starlink, 35 genset, serta 35 unit filter air bersih yang telah didistribusikan ke berbagai wilayah di Aceh," kata Menkes.

"Kami menerima bantuan dari Yayasan Amanah Bakti Negeri berupa ambulans dan berbagai sarana pendukung layanan kesehatan. Bantuan ini sangat membantu memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di daerah terdampak," tambah Menkes.

Dalam kesempatan itu, Menkes juga menyoroti perhatian pemerintah terhadap pemulihan hunian tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana. Kementerian Kesehatan secara rutin melakukan pemantauan agar biaya perbaikan rumah nakes dapat segera diberikan.

"Kami rutin memantau setiap dua minggu agar rumah para tenaga kesehatan bisa mendapatkan biaya perbaikan. Target kami sebelum Ramadan dan Lebaran, mereka sudah bisa kembali ke rumah, beristirahat dengan nyaman, dan bekerja optimal melayani masyarakat," jelas Menkes.

Kementerian Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, memastikan layanan kesehatan kembali normal, serta memperkuat ketahanan sistem kesehatan di wilayah rawan bencana.

***

Tim Redaksi

Tags

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap
↑ Kembali ke atas