Ikuti Kami
Selasa, 17 Februari 2026 ⚡ Versi Web

London Berubah Menjadi Lautan Cahaya Sambut Bulan Suci Ramadhan

Tim Redaksi
Senin, 16 Februari 2026 | 21:19 WIB

Wilispost.com - Suasana pusat kota London berubah drastis menjadi lautan cahaya saat Wali Kota Sadiq Khan menyalakan lampu Ramadhan di kawasan West End hingga Leicester Square pada Jumat 13 Februari malam. Perayaan tahunan ini memasuki tahun keempat berturut-turut, menandai bulan suci Ramadhan disambut secara terbuka dan meriah di jantung ibu kota Inggris.

Lebih dari 30.000 lampu LED menghiasi area Leicester Square dan jalan-jalan di sekitarnya, menciptakan pemandangan memukau yang memancarkan keindahan. Instalasi cahaya tersebut terinspirasi dari pola geometris Islam yang artistik, menampilkan kekayaan budaya dan tradisi dalam bentuk visual yang memukau. Tulisan "Happy Ramadhan" yang terpampang terang penuh cahaya akan berubah menjadi "Happy Eid" menjelang akhir bulan suci pada 18 Maret.

Pemandangan ini bukan sekadar dekorasi musiman semata. Bagi banyak warga, lampu Ramadhan di pusat kota London telah menjadi simbol kuat bahwa keberagaman tidak hanya diterima, tetapi juga dirayakan dengan penuh bangga. Inisiatif ini didanai dan diselenggarakan oleh Aziz Foundation, yayasan yang selama ini aktif mendukung komunitas Muslim Inggris.

Dalam pidatonya, Sadiq Khan menekankan pentingnya persatuan di tengah meningkatnya ketegangan politik global dan isu Islamofobia yang masih menjadi tantangan di Eropa. "Mari kita tunjukkan yang terbaik dari London, yang terbaik dari Inggris, dan yang terbaik dari Islam," ujar Khan di hadapan ribuan warga yang memadati kawasan tersebut.

Dia juga mengajak masyarakat, baik Muslim maupun non-Muslim, untuk bersatu selama Ramadhan. Seruan itu mencakup umat Kristen, Yahudi, Buddha, Sikh, juga mereka yang tidak menganut agama tertentu. Pesan ini menjadi semakin relevan di tengah dinamika sosial dan politik yang memicu polarisasi, di mana menurut Khan, Ramadhan harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, bukan memperdalam perbedaan.

***

Tim Redaksi

Tags

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap
↑ Kembali ke atas