Ikuti Kami
Sabtu, 21 Februari 2026 ⚡ Versi Web

Prabowo di Washington: Dukung Two-State Solution untuk Palestina

Penulis
Jumat, 20 Februari 2026 | 11:54 WIB

WASHINGTON - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme atas perkembangan upaya kemanusiaan dan perdamaian di Gaza dalam keterangan pers di Washington DC pada Kamis, 19 Februari 2026.

Kepala Negara menilai sejumlah kemajuan telah dicapai, khususnya dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Gaza. "Ya, Alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar ya. Kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai," ujar Presiden.

Presiden menegaskan bahwa aliran bantuan makanan dan kebutuhan dasar bagi masyarakat Gaza saat ini berada pada tingkat yang tinggi dibandingkan beberapa tahun terakhir. "Sementara saya kira aliran bantuan makan, kebutuhan rakyat Gaza saya kira tertinggi selama beberapa tahun. Jadi makan cukup, kebutuhan-kebutuhan lain mengalir deras," lanjutnya.

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa berbagai tantangan masih membentang di depan. Menurutnya, upaya mencapai perdamaian membutuhkan tekad kuat dan kewaspadaan terhadap berbagai hambatan.

"Nampaknya sangat serius ya. Tadi walaupun kita bertekad untuk ini berhasil, karena ini memberi harapan, perdamaian. Walaupun tadi saya juga dalam statement singkat saya, saya juga ingatkan banyak kesulitan, masih di depan banyak hambatan, rintangan, obstacles," ucap Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia bersama negara-negara Muslim lainnya untuk mendorong tercapainya perdamaian yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina. "Tapi ya, kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina. Kita tentunya komit, tadi beberapa negara-negara muslim semua menegaskan komitmen kita untuk benar-benar mencapai lasting peace," tegasnya.

Kepala Negara kembali menekankan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian jangka panjang. "Bagi kita the real, the only long lasting solution is a two-state solution," ujar Presiden.

Presiden juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam misi internasional. Terkait waktu pengiriman, Presiden menyebut bahwa kemungkinan pengiriman kelompok awal dapat dilakukan dalam waktu dekat. "Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini," ungkapnya.

Presiden juga mengonfirmasi bahwa Indonesia diminta untuk mengisi posisi Wakil Komandan dalam struktur misi tersebut. "Ya, mereka minta kita jadi Deputy Commander," ujar Presiden.

***

Penulis

Tags

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Pemprov DKI Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:10 WIB

Pramono-Rano Paparkan Capaian Satu Tahun Jakarta

Jumat, 20 Februari 2026 | 23:23 WIB

Andra Soni-Dimyati Raih Capaian Positif di Tahun Pertama

Jumat, 20 Februari 2026 | 22:45 WIB
↑ Kembali ke atas