Wilispost.com- Benfica gagal membalikkan keadaan setelah kalah 1-0 dari Real Madrid playoff Liga Champions 2026 di Estádio da Luz, Lisboa. Gol tunggal Vinicius Junior di babak kedua memastikan Real Madrid melaju ke babak selanjutnya.
Pertandingan ini diwarnai dengan beberapa insiden, termasuk dugaan rasisme terhadap Vinicius Junior dan kartu merah untuk pelatih Benfica, Jose Mourinho. Insiden ini memicu perdebatan di kalangan penggemar dan media.
Jose Mourinho, yang berambisi membawa Benfica menyamakan kedudukan, justru meledak di pinggir lapangan. Dia menuntut kartu kuning kedua untuk Vinicius setelah pelanggaran terhadap Richard Rios.
Namun, justru Mourinho yang akhirnya diusir keluar lapangan oleh wasit akibat protes kerasnya.
"Benfica harus memenangkan pertandingan ini untuk membalikkan keadaan, tapi sayangnya kita tidak bisa," kata Vangelis Pavlidis, pemain Benfica.
Real Madrid akan melaju ke babak selanjutnya dengan kepercayaan diri yang tinggi. Mereka akan menghadapi lawan yang kuat di babak selanjutnya dan siap untuk menghadapi tantangan.
Pertandingan ini juga diwarnai dengan beberapa kontroversi, termasuk dugaan diving oleh Gianluca Prestianni. Namun, keputusan wasit tidak dapat diganggu gugat.
Vinicius Junior menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid dengan gol indahnya di babak kedua. Pemain sayap Brasil ini menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik.