Jakarta, Wilispost.com - Setelah mendapat sambutan dan antusiasme tinggi dari penonton internasional di World Premiere di Berlin International Film Festival 2026, film terbaru persembahan Come and See Pictures, Ghost in the Cell, merilis official trailer yang menjanjikan tontonan yang sangat menghibur dan berisi.
Menampilkan kengerian yang ada di penjara, saat para napi dalam ruang terbatas dihantui oleh kekacauan yang meneror.
Film ke-12 penulis dan sutradara Joko Anwar ini menggabungkan aspek horor supranatural, satir tentang politik dan situasi sosial yang terjadi di Indonesia, dikemas dengan cara yang memanjakan penonton secara visual dan audio.
Ghost in the Cell dibintangidibintangi oleh Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, dan Ho Yuhang serta memperkenalkan Magistus Miftah.
Penulis dan sutradara Joko Anwar mengungkapkan cerita di film Ghost in the Cell adalah miniatur kehidupan rakyat, yang saat ini seperti sedang hidup di dalam penjara.
"Penjara adalah cerminan hidup secara sosial dan politik. Ada pejabat lapas sebagai pemerintah, dan ada napi sebagai rakyat. Ada dinamika kuasa, dan dinamika antar napi yang mencerminkan masyarakat kita," kata Joko Anwar kepada para media (23/2/26).
"Film ini didesain buat penonton tertawa lepas karena ngeliat kehidupan kita sendiri," tambah Joko.
Produser Tia Hasibuan menambahkan, desain produksi film Ghost in the Cell menerapkan pendekatan yang efektif dan efisien. Proses produksi yang hanya membutuhkan waktu 22 hari, dengan hanya menggunakan setengah hari di setiap harinya, membuat seluruh jajaran kru dan pemeran pun merasa nyaman.