Siap Tayang! Joko Anwar Rilis Film Terbaru, Ghost in the Cell
"Kami mengambil gambar dari pagi dan berakhir saat jam makan siang. Jadi meskipun waktu produksi kami 22 hari, itu bisa dibilang terasa seperti 11 hari waktu produksi. Di film ini, kami juga menggunakan pendekatan yang hampir seluruhnya menggunakan one shot take. Jadi sejak pra-produksi juga sudah dipersiapkan secara matang," ujar Tia Hasibuan.
Di film ini, Joko juga menggunakan pendekatan yang berbeda. Dalam pengambilan gambar, Ghost in the Cell pun didesain layaknya pertunjukan teater, dengan total hanya 43 scene, dengan setiap adegan bisa berdurasi panjang.
Abimana AryasatyaAryasatya, yang memerankan karakter Anggoro dan menjadi pemeran utama di film ini, menuturkan bahwa Joko memberinya kebebasan artistik dalam menerjemahkan karakternya saat berakting.
Baginya, film ini akan membuka mata dan pikiran banyak orang Indonesia untuk berefleksi terhadap apa yang terjadi saat ini.
"Meski latarnya adalah penjara dan para karakternya adalah para napi, bagi saya ini seperti gambaran yang jelas tentang situasi kekacauan yang terjadi di Indonesia sekarang. Justru, dari para napi ini kita juga bisa belajar semangat kolektivisme untuk melakukan sebuah tindakan, saat kita tidak bisa bergantung dan mengandalkan institusi resmi," ujar Abimana.