Presiden Prabowo Tambah Dana Rp 10,6 Triliun untuk Pemulihan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
WILISPOST.COM, Medan - Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran Transfer ke Daerah sebesar Rp 10,6 triliun. Dana ini dialokasikan untuk tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara , dan Sumatera Barat .
Penambahan anggaran bertujuan mempercepat pemulihan pasca bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan informasi ini.
Tito adalah Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera. Penyampaian informasi dilakukan dalam acara Penyerahan Santunan Ahli Waris untuk Korban Bencana Hidrometeorologi dan Sosialisasi Penambahan TKD Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung secara hibrida dari Gedung MTQ Pidie Jaya, Aceh, pada Jumat lalu (6/3/2026) lalu. Penambahan TKD ini merupakan realisasi dari usulan Mendagri kepada Presiden Prabowo Subianto dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian berharap daerah terdampak dapat menangani bencana sesuai kemampuannya. Sementara itu, daerah yang tidak mampu akan tetap ditangani oleh pemerintah pusat.
"Harapannya, daerah yang terdampak bisa melakukan penanganan bencana sesuai kemampuannya. yang tidak mampu tetap ditangani pusat,” ujar Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam siaran persnya pada Sabtu kemarin (7/3/2026).
Dalam rapat virtual bersama Pemerintah Daerah terdampak bencana pada Kamis lalu (5/3/2026) lalu, Mendagri menjelaskan tujuan penambahan TKD. Anggaran ini untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah yang terkena bencana.
Presiden Prabowo memutuskan penambahan dana tidak hanya untuk daerah terdampak langsung. Seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Sumut, Sumbar, dan Aceh, termasuk yang tidak terdampak, juga akan menerima dana ini.