Ikuti Kami
Selasa, 10 Maret 2026 ⚡ Versi Web

Wagub Banten Paparkan Strategi Penguatan Ketahanan Pangan dan Potensi Lumbung Nasional

Penulis: Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:17 WIB

WILISPOST.COM, Banten Achmad Dimyati Natakusumah - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memaparkan strategi penguatan ketahanan pangan di Provinsi Banten. Paparan ini disampaikan saat menyambut peserta Studi Strategis Dalam Negeri Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, pada Senin kemarin (9/3/2026). Dimyati menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah untuk memperkuat ketahanan pangan.

Dimyati menjelaskan, wilayah Provinsi Banten terbagi menjadi dua kawasan utama. Wilayah utara, meliputi Tangerang Raya, didominasi sektor industri.

Sementara itu, wilayah selatan yang mencakup Kabupaten Pandeglang, Lebak, dan Serang menjadi kawasan pertanian dan perkebunan. Kawasan selatan ini berperan sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Pada tahun 2025, produksi padi di Provinsi Banten mengalami peningkatan signifikan sebesar 14,41 persen. Angka ini naik dari 1,55 juta ton menjadi 1,77 juta ton.

Peningkatan produksi tersebut juga didukung perluasan lahan pertanian. Luas lahan bertambah dari 299.000 hektare menjadi 349.288 hektare.

"Hal itu sejalan dengan tema SSDN P4N LXIX Tahun 2026, yakni kebijakan pangan nasional menuju ketahanan pangan dan kesejahteraan Indonesia," kata Achmad Dimyati Natakusumah.

Untuk mendukung swasembada padi secara berkelanjutan, Pemprov Banten menerapkan sejumlah kebijakan. Kebijakan itu antara lain optimalisasi jaringan irigasi, pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani, serta percepatan masa tanam.

Penulis: Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:17 WIB
Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas