Selasa, 10 Februari 2026

Kisruh Internal Warnai Penjaringan Calon Ketua KONI Banten 2025–2029

Kisruh Internal Warnai Penjaringan Calon Ketua KONI Banten 2025–2029

Serang // Proses penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten periode 2025–2029 diwarnai kisruh internal. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang terdiri dari tujuh orang terbelah pendapat, khususnya terkait penunjukan Ketua dan Sekretaris TPP.

TPP dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) KONI Banten Nomor 50/SK-BO/KONI-BTN/VIII/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Banten Edi Ariadi pada 29 Agustus 2025. Dalam SK tersebut, Ajat Sudrajat (KONI Banten) ditunjuk sebagai Ketua dan Rizki Ramadhan (KONI Banten) sebagai Sekretaris. TPP juga beranggotakan Agus Irawan (KONI Kabupaten Serang), Dirman (KONI Kota Tangerang), Iyos Rosandi (Pengprov PASI Banten), Tubagus Kumaru Nurzaman (Pengprov PDBI Banten), dan Ratna Ambarwati (Perwosi Banten).

Salah satu anggota TPP, Tubagus Kumaru Nurzaman atau yang akrab disapa Entus, menyatakan terkejut atas penunjukan langsung Ketua dan Sekretaris oleh KONI Banten tanpa musyawarah bersama lima anggota lainnya yang telah ditunjuk dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Banten pada 23 Agustus 2025.

“Tidak ada masalah bila dua nama dari KONI Banten belum disebut saat Rakerprov. Tapi penunjukan langsung Ketua dan Sekretaris itu tidak benar. Seharusnya dipilih bersama kami berlima. KONI hanya menerbitkan SK, bukan menentukan,” ujar Entus, Senin (8/9/2025).

Entus meminta agar KONI Banten mengkaji ulang dan memberikan kewenangan kepada TPP untuk menentukan sendiri posisi Ketua dan Sekretaris secara internal. “TPP tetap berjalan, tapi SK Ketua dan Sekretaris perlu dibuat ulang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Banten, Tigar Sugarba, menegaskan bahwa penunjukan Ketua dan Sekretaris dilakukan melalui rapat pimpinan KONI Banten. Langkah tersebut diambil agar proses penjaringan tidak terhambat secara administratif.

“Kami bergerak cepat supaya SK bisa diterbitkan dan TPP segera bekerja membuka pendaftaran. Kalau masih ada perbedaan pandangan, itu bisa dibicarakan kembali dengan pimpinan,” ujar Tigar.

Tigar menambahkan bahwa tahapan penjaringan sudah berjalan. Bahkan, sudah ada bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran.

“Waktu terus berjalan. Hari ini perwakilan dari Pak Agus Rasyid sudah mengambil formulir, dan Pak Entus sendiri yang menerima. Artinya, TPP tetap berjalan,” jelasnya.