WILISPOST.COM, Bandung - Kementerian Kesehatan RI telah mengembangkan SATUSEHAT, sebuah ekosistem digital kesehatan nasional. Platform ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses data kesehatan dan mengelola kesehatan pribadi secara mandiri.
SATUSEHAT mengimplementasikan interoperabilitas data, yang memungkinkan Sistem Informasi Kesehatan untuk saling berkomunikasi. Proses integrasi data ini menggunakan standar global HL7 FHIR.
Penerapan SATUSEHAT didukung oleh langkah pengamanan yang terpercaya. Ini mencakup verifikasi penyedia layanan kesehatan yang melakukan integrasi data.
Selain itu, ada validasi data yang terintegrasi dalam ekosistem SATUSEHAT. Sistem ini juga menerapkan keamanan ganda bagi setiap pengguna saat mengakses Rekam Medis Elektronik melalui verifikasi profil dan penggunaan PIN atau biometrik.
Sebagai wadah pertukaran data kesehatan nasional resmi Kementerian Kesehatan RI, SATUSEHAT beroperasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masyarakat menyambut baik kehadiran SATUSEHAT.
"Semoga dengan adanya rekam medis di SATUSEHAT bisa mempermudah saya berobat di mana pun saya berada," ujar Ibu Nani, seorang pasien dari RSUP dr.
Hasan Sadikin Bandung. Ekosistem SATUSEHAT terdiri dari beberapa komponen utama.
Ini termasuk SATUSEHAT Mobile, SATUSEHAT Platform, SATUSEHAT SDMK, Aplikasi Sehat Indonesiaku , dan SATUSEHAT Data. Platform ini melibatkan berbagai pihak seperti Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan penyedia sistem RME.
***