Rabu, 4 Maret 2026
Login Kirim Tulisan

Wagub Banten Hadiri Konsolidasi Perhajian, Embarkasi Banten Siap Beroperasi 2026

BAGIKAN:
Wagub Banten Hadiri Konsolidasi Perhajian, Embarkasi Banten...
0
Iklan
Wagub Banten Hadiri Konsolidasi Perhajian, Embarkasi Banten Siap Beroperasi 2026
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri konsolidasi perhajian dan umrah di Grand El Hajj Cipondoh, Kota Tangerang. (Dok. Humas Pemprov Banten)

WILISPOST.COM, Banten - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri Konsolidasi Perhajian dan Umrah Embarkasi Provinsi Banten di Grand El Hajj (Asrama Haji) Cipondoh, Kota Tangerang, pada Selasa (3/3/2026).

Konsolidasi yang dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak itu membahas tentang embarkasi Banten yang siap beroperasi pada musim haji 2026 dan akan menjadi pilot project penerapan inovasi layanan terpadu one-stop services.

Kesiapan embarkasi ini menjadi tonggak penting bagi Provinsi Banten. Ada 9.000 jamaah haji asal Banten yang selama ini diberangkatkan melalui Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, mulai 2026 akan langsung berangkat dari embarkasi sendiri di Cipondoh, Kota Tangerang.

Wagub Dimyati menyampaikan, beroperasinya embarkasi Banten merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kehadiran embarkasi di Banten akan memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, dan kenyamanan bagi jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci.
 
“Ini adalah kerja bersama. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupten/kota di Banten. Semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah,” ujarnya.

Sementara itu, Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, pembangunan dan kesiapan embarkasi merupakan hasil sinergi berbagai pihak. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghibahkan lahan, sedangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung pembangunan infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan masjid.

“Mulai 2026, masyarakat Banten bisa berangkat ke Tanah Suci langsung dari embarkasi Banten,” ungkapnya. 

Ia juga menerangkan, embarkasi Banten akan menjadi percontohan program one-stop services bagi jamaah umrah. Namun demikian, layanan tersebut bersifat pilihan.

“One-stop services itu opsi pelayanan, bukan mandatori. Jamaah tetap bisa memilih layanan sesuai kebutuhan,” jelas Dahnil.

Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 3 Maret 2026, 22:13 WIB · Diperbarui: 3 Maret 2026, 23:12 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Tags

Terkini