Wagub Dimyati Ajak Umat Muslim Bayar ZIS Lewat Baznas
BANTEN - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh umat muslim membayarkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) ke BAZNAS. Lembaga ini dianggapnya resmi, kredibel, terpercaya dan transparan. Pemanggilan itu disampaikan Dimyati saat hadir di acara Semarak Ramadan Expo 2026 BAZNAS di Mall of Serang (MOS), Sabtu (21/2/2026).
Menurut Wagub, peran BAZNAS dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial masyarakat sangat strategis. ZIS yang dibayarkan ke BAZNAS dikelola secara profesional, tepat sasaran dan merata kepada kaum miskin, duafa serta mustahiq lainnya.
"Selain itu, BAZNAS juga memberikan beasiswa, membantu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta program kemasyarakatan lainnya," katanya. Oleh karena itu, Dimyati mendorong pemerintah, swasta serta seluruh umat untuk memperkuat lembaga ini yang mempunyai potensi besar dalam pengumpulan dana umat. "Baznas ini lembaga yang bisa bergerak secara cepat dalam membantu masyarakat.
Kerjanya taktis. Ketika ada yang harus dibantu, maka ia bisa langsung turun dan menyelesaikannya," jelasnya. Dimyati mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS.
Ia berharap, dengan berbagai instrumen yang dilakukan oleh BAZNAS, capaian pengumpulan ZIS di bulan Ramadan bisa lebih meningkat lagi.
"Dengan begitu, akan semakin banyak masyarakat kita yang bisa dibantu oleh BAZNAS," pungkasnya. Agenda Semarak Ramadan Expo 2026 berlangsung selama bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut terdiri dari talkshow, perlombaan, pembukaan stand pembayaran zakat infak dan sodaqoh yang bisa dimanfaatkan pengunjung MOS serta berbagai kegiatan lainnya.
Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyuddin mengatakan, kegiatan semarak Ramadan ini merupakan upaya menyemarakkan bulan Ramadan serta menyosialisasikan pembayaran Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) bagi masyarakat. Di bulan Ramadan tahun ini, BAZNAS Banten menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp 7,7 miliar lebih.
Target itu lebih besar dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp 6,8 miliar.
"Kita juga menyebar 200.000 kupon ZIS yang disalurkan kepada seluruh masyarakat, termasuk bekerja sama dengan Dindikbud Provinsi untuk menyasar anak-anak sekolah," ujarnya.
***