Anggota DPR Saadiah Uluputty Perjuangkan Alokasi Program BSPS untuk Maluku
WILISPOST.COM, Ambon - Anggota DPR RI Dapil Maluku dari Komisi V, Saadiah Uluputty, ST, aktif memperjuangkan alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Provinsi Maluku. Ia telah menyampaikan data kebutuhan rumah dari Maluku dalam rapat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) agar tercatat dalam risalah rapat.
Perjuangan ini merupakan bagian dari program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian PKP. Kebutuhan rumah program BSPS di Provinsi Maluku mencapai sekitar 26 ribu unit.
Angka ini merupakan usulan dari pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, yang sudah direkap oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Provinsi Maluku. “Dalam perjuangan di Komisi V, saya juga menyampaikan bahwa Provinsi Maluku dan beberapa daerah yang masih miskin mesti mendapatkan alokasi yang setimpal,” , ujar Saadiah Uluputty di Ambon, pada Senin kemarin (2/3/2026).
Dari usulan aspirasi yang disampaikan, sebanyak 2.998 unit rumah program BSPS teralokasikan untuk Provinsi Maluku pada Tahun Anggaran (TA) 2026.
Uluputty juga mengusulkan kepada Kementerian PKP agar kabupaten/kota, khususnya di provinsi yang masih tergolong miskin, diberikan kesempatan untuk mengusulkan sekitar 200 unit per kabupaten/kota.
“Dan itu diterima oleh Pak Menteri PKP,” ucapnya. Saadiah berharap program BSPS akan terus berlanjut hingga masa pemerintahan Presiden Prabowo.
Ia juga menekankan pentingnya data dari kabupaten/kota yang selalu ter-update dan terintegrasi dengan data Sistem Ekonomi Nasional (SEN). Menurutnya, setelah diverifikasi, banyak data masyarakat di Maluku yang masuk dalam desil 8 data SEN.
Padahal, dalam pandangan umum, ukuran kemiskinan masyarakat Maluku seharusnya masuk kategori desil 1 sampai 4.