Selasa, 10 Februari 2026

Ahli Gizi RSUD Tigaraksa: Pola Makan Sehat Selama Ramadan untuk Puasa yang Optimal

Ahli Gizi RSUD Tigaraksa: Pola Makan Sehat Selama Ramadan untuk Puasa yang Optimal

Tangerang - Bulan suci Ramadan telah tiba, membawa kesempatan bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk menjalankan ibadah puasa. Selain sebagai bentuk peningkatan keimanan, puasa juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Namun, agar manfaat spiritual dan kesehatan dapat optimal, penting untuk mengatur pola makan dengan bijak.

Rismaniar S.Gz, ahli gizi dari RSUD Tigaraksa, menegaskan bahwa puasa tidak bertentangan dengan kesehatan, justru memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Namun, pola makan yang kurang tepat selama berpuasa dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti naiknya asam lambung, radang tenggorokan, atau peningkatan kadar gula darah. Oleh karena itu, pemilihan makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan selama Ramadan.

Tips Berbuka Puasa Sehat

Saat berbuka puasa, dianjurkan untuk mengawali dengan air putih, kurma, atau buah-buahan. Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar secara langsung sebaiknya dihindari karena sistem pencernaan memerlukan waktu untuk kembali beradaptasi setelah berjam-jam beristirahat.

"Hindari makanan yang terlalu berlemak atau manis dalam jumlah banyak saat berbuka. Setelah berbuka ringan, beri jeda sebelum mengonsumsi makanan utama agar tubuh dapat menyesuaikan diri dengan pola makan kembali," jelas Rismaniar pada Senin (03/03/2025).

Setelah melaksanakan sholat tarawih, barulah dianjurkan makan makanan utama dengan komposisi gizi seimbang, mengikuti prinsip Isi Piringku:

  • 50% sayur dan buah (dengan perbandingan 2/3 sayur dan 1/3 buah)

50% karbohidrat dan protein (dengan perbandingan 2/3 karbohidrat dan 1/3 protein)

Selain memperhatikan makanan yang baik untuk dikonsumsi, setiap individu juga perlu memahami makanan yang sebaiknya dihindari. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, tergantung kondisi kesehatannya, seperti penderita diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi.

"Sebagai camilan, sebaiknya pilih yang sehat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, atau yoghurt rendah lemak. Hindari gorengan dan makanan dengan kadar gula tinggi," tambahnya.

Panduan Sahur yang Sehat

Saat sahur, pastikan mengonsumsi makanan lengkap sesuai Isi Piringku agar tubuh memiliki energi yang cukup sepanjang hari. Selain itu, penting untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air putih secara bertahap:

  • 2 gelas saat sahur

6 gelas lainnya dibagi setelah berbuka, setelah sholat Maghrib, setelah sholat Isya, setelah sholat Tarawih, setelah makan malam, dan sebelum tidur

Bagi penderita asam lambung, dianjurkan untuk menghindari makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung, seperti makanan pedas, berminyak, dan terlalu asam.

Menjaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa

Frekuensi makan yang berubah selama Ramadan mengharuskan setiap individu menyesuaikan jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi. Komposisi makanan harus tetap seimbang, asupan cairan harus mencukupi, serta pemilihan jenis dan suhu minuman juga perlu diperhatikan agar tubuh tetap bugar dan daya tahan tubuh terjaga.

Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1446 Hijriah. Semoga puasa tahun ini berjalan lancar, tetap menjaga kesehatan, serta tidak menghambat aktivitas sehari-hari. (adv)