JAKARTA - Ribuan warga memadati kawasan Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu, 15 Februari 2026 untuk menyaksikan langsung prosesi serah terima pengawalan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Kegiatan yang menjadi bagian mekanisme pengamanan ini menarik perhatian masyarakat yang sedang berolahraga maupun berkunjung ke sekitar Istana.
Sejak pagi hari, suasana di sekitar Istana Merdeka terlihat semarak dengan antusiasme warga dari berbagai daerah. Masyarakat sengaja datang maupun spontan singgah untuk menyaksikan kedisiplinan, kekompakan, serta profesionalisme pasukan pengamanan Istana dalam menjalankan tugas negara. Prosesi pergantian tugas pengawalan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin melihat langsung aktivitas militer di kawasan Istana.
Fadil, pesepeda asal Jakarta Timur, mengaku baru pertama kali menyaksikan kegiatan tersebut. Ia menilai prosesi serah terima tugas ini sangat positif dan inspiratif. "Hari ini saya menyaksikan acara serah terima tugas, ini saya baru pertama kali melihat seperti ini dan itu sangat bagus sekali," ujar Fadil.
Fadil juga mengapresiasi suasana yang terasa akrab antara petugas pengamanan dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kedekatan Istana dengan rakyat. "Kesannya inilah yang dinamakan tidak membedakan ya, di mana masyarakat sendiri itu bisa melihat bagaimana adanya kegiatan atau aktivitas setelah terima tugas di jajaran lokasi istana ini," tuturnya.
Hal serupa disampaikan Nanik, warga Jakarta, yang mengaku telah tiga kali berturut-turut datang untuk menyaksikan kegiatan ini. Baginya, serah terima pengawalan menjadi pengalaman menarik yang patut dinikmati. "Seru sekali sih, jadi pengalaman lihat-lihat prajurit, seru banget," ucap Nanik. Sementara itu, Suprianto, pesepeda asal Bekasi, menilai kegiatan ini memberi dampak positif bagi hubungan antara aparat pengamanan dan masyarakat. "Cukup bagus, cukup impresif, saya senang sekali melihatnya. Tiap minggu diadakan sepertinya cukup bagus, jadi makin meningkatkan kedekatan masyarakat dengan para pembela negara," ujar Suprianto. Suprianto berharap kegiatan ini terus berlanjut agar tidak tercipta jarak antara Istana dan rakyat. "Walaupun pengamanan, tapi dengan masyarakat tetap dekat, jadi tidak ada jarak antara Istana dengan rakyat," imbuhnya. ()
Sejak pagi hari, suasana di sekitar Istana Merdeka terlihat semarak dengan antusiasme warga dari berbagai daerah. Masyarakat sengaja datang maupun spontan singgah untuk menyaksikan kedisiplinan, kekompakan, serta profesionalisme pasukan pengamanan Istana dalam menjalankan tugas negara. Prosesi pergantian tugas pengawalan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin melihat langsung aktivitas militer di kawasan Istana.
Fadil, pesepeda asal Jakarta Timur, mengaku baru pertama kali menyaksikan kegiatan tersebut. Ia menilai prosesi serah terima tugas ini sangat positif dan inspiratif. "Hari ini saya menyaksikan acara serah terima tugas, ini saya baru pertama kali melihat seperti ini dan itu sangat bagus sekali," ujar Fadil.
Fadil juga mengapresiasi suasana yang terasa akrab antara petugas pengamanan dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kedekatan Istana dengan rakyat. "Kesannya inilah yang dinamakan tidak membedakan ya, di mana masyarakat sendiri itu bisa melihat bagaimana adanya kegiatan atau aktivitas setelah terima tugas di jajaran lokasi istana ini," tuturnya.
Hal serupa disampaikan Nanik, warga Jakarta, yang mengaku telah tiga kali berturut-turut datang untuk menyaksikan kegiatan ini. Baginya, serah terima pengawalan menjadi pengalaman menarik yang patut dinikmati. "Seru sekali sih, jadi pengalaman lihat-lihat prajurit, seru banget," ucap Nanik. Sementara itu, Suprianto, pesepeda asal Bekasi, menilai kegiatan ini memberi dampak positif bagi hubungan antara aparat pengamanan dan masyarakat. "Cukup bagus, cukup impresif, saya senang sekali melihatnya. Tiap minggu diadakan sepertinya cukup bagus, jadi makin meningkatkan kedekatan masyarakat dengan para pembela negara," ujar Suprianto. Suprianto berharap kegiatan ini terus berlanjut agar tidak tercipta jarak antara Istana dan rakyat. "Walaupun pengamanan, tapi dengan masyarakat tetap dekat, jadi tidak ada jarak antara Istana dengan rakyat," imbuhnya. ()
***