Papua - Personel Satuan Tugas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali melaksanakan program pembinaan untuk generasi muda di daerah pegunungan Papua. Pada Sabtu (14/2), satu regu personel yang dipimpin Aipda Norman mengadakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris bagi para siswa SD Dondobaga di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.
Kegiatan tersebut memberikan pengetahuan fundamental mengenai PBB, mencakup sikap sempurna, gerakan di tempat, serta teknik hadap kanan dan hadap kiri. Latihan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari para pelajar. Banyak siswa yang tampak antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan, bahkan ada beberapa di antaranya yang menunjukkan kepercayaan diri saat mempraktikkan gerakan di depan teman sejawatnya.
Program ini bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, karakter, dan rasa kebersamaan sejak dini di kalangan pelajar. Tak hanya itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana pendekatan humanis antara aparat keamanan dengan masyarakat, terutama di lingkungan sekolah.
"Kami tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pembinaan dan pendekatan persuasif kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak sekolah. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita siapkan dengan karakter disiplin dan semangat kebersamaan," ujar Ka Ops Damai Cartenz Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.
Di lokasi yang berbeda, Waka Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga menyatakan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai wilayah. "Kehadiran personel di tengah-tengah masyarakat, khususnya di sekolah, diharapkan mampu membangun kepercayaan serta mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga. Dengan kedekatan tersebut, stabilitas keamanan dapat terjaga secara bersama-sama," katanya.
Setelah selesai kegiatan, para personel Satgas Tindak Ops Damai Cartenz 2026 kembali ke Pos Kuliril, Mulia, untuk melanjutkan tugas pengamanan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya. Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, satgas ini berkomitmen mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif, sekaligus menanamkan nilai disiplin dan semangat kebangsaan bagi generasi muda Papua.
***