Selasa, 17 Februari 2026

Kapolri Sigit Janji Buka Akses Faskes Polri untuk Buruh

Penulis
Iklan
Kapolri Sigit Janji Buka Akses Faskes Polri untuk Buruh
Kapolri janji buka akses faskes untuk buruh Indonesia. (Dok. Humas Polri)

Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo menghadiri peringatan HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di PT Victory Chingluh Indonesia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (16/2/2026). Dalam kesempatan itu, Sigit menyatakan komitmen Polri untuk mendukung buruh, termasuk membuka akses fasilitas kesehatan dan memperkuat pendampingan bagi pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Sigit menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis agar aktivitas perusahaan tetap berjalan dan kesejahteraan buruh dapat terjaga. "Di hari ulang tahun yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan semua, perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan buruh yang sejahtera, tentunya ini menjadi perjuangan kita bersama. Oleh karena itu, Polri tentunya akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua," ujar Kapolri.

Ia juga menyampaikan keinginan untuk mendorong pertumbuhan iklim usaha dan investasi di Indonesia guna membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas. "Dan ini tentunya menjadi harapan kita semua, oleh karena itu tentunya kita juga ingin mendorong agar iklim usaha, iklim investasi di Indonesia ini betul-betul bisa bertumbuh, sehingga kemudian juga ingin membuka lapangan pekerjaan yang seluas-seluasnya," tambahnya.

Untuk mengatasi dampak PHK, Kapolri menyampaikan bahwa melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri berupaya meminimalkan dampaknya terhadap para buruh. "Kita semua ingin bahwa apapun yang terjadi, tentu ini bisa kita mitigasi seminimal mungkin sehingga tidak berdampak kepada rekan-rekan buruh. Desk Ketenagakerjaan, tolong betul-betul diberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi rekan-rekan buruh, khususnya yang berdampak PHK," ujar Jenderal Sigit.

Sigit juga memerintahkan jajarannya untuk memberikan pendampingan maksimal saat buruh memperjuangkan hak-haknya, sekaligus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. "Kemudian, juga mendampingi pada saat buruh memperjuangkan hak-haknya, dan kemudian upaya kita untuk terus bisa mendorong agar iklim investasi tetap tumbuh," kata Sigit.

Selain pendampingan ketenagakerjaan, Kapolri juga membuka peluang bagi buruh peserta BPJS untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan milik Polri. "Terkait dengan fasilitas-fasilitas kesehatan yang saat ini dikelola dengan menggunakan BPJS ya, BPJS Kesehatan, mungkin juga nanti Pak Kapusdokkes, teman-teman buruh kalau memang akan memanfaatkan fasilitas kesehatan kita, mungkin juga bisa dibantu," kata Kapolri.

Sigit meminta Kapusdokkes Polri, Asep Hendradiana, untuk mengecek fasilitas kesehatan Polri yang dapat melayani buruh peserta BPJS agar pilihan layanan kesehatan semakin luas. "Tolong dicek sehingga kemudian ada pilihan-pilihan yang lebih banyak untuk rekan-rekan buruh terkait dengan masalah kesehatannya," ujar Kapolri.

Kapolri menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan buruh sekaligus menjalankan program pemerintah di bidang pelayanan kesehatan. "Saya kira ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk juga memberikan pelayanan terhadap hal-hal yang memang harus kita berikan. Dan ini juga menjadi program dari pemerintah yang kita tindak lanjuti," tutur Sigit.

***

Iklan
Penulis

Tags

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini