Ikuti Kami
Kamis, 26 Februari 2026 ⚡ Versi Web

Wakil Wali Kota Tangerang Tinjau Penyaluran BSU untuk 2.924 Warga

Penulis
Kamis, 26 Februari 2026 | 18:00 WIB

TANGERANG - Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan meninjau langsung penyaluran Bantuan Sosial Uang (BSU) di Kecamatan Pinang dan Cipondoh pada Kamis, 26 Februari 2026. Peninjauan ini dilakukan bersama Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi. Mereka memastikan proses distribusi berjalan tertib, lancar, dan sesuai data terverifikasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan BSU kepada total 2.924 warga yang tersebar di 13 kecamatan. Bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran dilakukan setelah melalui proses verifikasi ketat oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di tingkat kelurahan. “Penyaluran BSU ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang untuk menjaga daya beli masyarakat dan meringankan beban ekonomi, khususnya di Bulan Suci Ramadan,” ujar Maryono.

Di Kecamatan Pinang, bantuan sebesar Rp600.000 disalurkan melalui Bank BJB kepada 238 penerima manfaat. Sementara itu, di Kecamatan Cipondoh, BSU diberikan kepada 359 warga.

Maryono berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. “Pemkot ingin masyarakat dapat menjalani ibadah dengan tenang, tanpa terbebani kebutuhan dasar. Kami hadir untuk memastikan itu,” tambahnya.

Pada akhir peninjauan, Wakil Wali Kota memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial dan jajaran PSM. Mereka dinilai telah melakukan verifikasi data secara cermat sehingga bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik. “Saya bersama wali kota berkomitmen menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab, menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tutup Maryono. Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi menjelaskan, BSU ini adalah penyaluran pertama di tahun 2026.

Bantuan diberikan kepada enam kategori penerima manfaat. Kategori tersebut meliputi anak terlantar/miskin, anak yatim, balita terlantar/miskin, penyandang disabilitas, lansia terlantar/miskin, serta non-komponen lainnya yang memenuhi kriteria. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan.

Tujuannya agar mereka bisa menjalani ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk dan tenang.

***

Penulis

Tags

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas