Waspada Campak! Kemenkes Ungkap Lonjakan Kasus Nasional
Seluruh kasus tersebut telah dinyatakan sembuh dan koordinasi lintas negara terus dilakukan. Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropik Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Mulya Rahma Karyanti, menjelaskan dinamika kasus campak.
Menurutnya, hal ini sangat berkaitan dengan ketimpangan cakupan imunisasi di tingkat daerah. “Secara nasional capaian imunisasi campak-rubella sudah melampaui target, namun kasus masih terjadi di provinsi, kabupaten, bahkan desa tertentu yang memiliki cakupan imunisasi rendah. Di wilayah-wilayah inilah risiko KLB campak menjadi lebih tinggi,” ujar dr.
Mulya. Kementerian Kesehatan menegaskan akan terus meningkatkan kewaspadaan nasional. Upaya ini dilakukan melalui penguatan surveilans, respons cepat terhadap KLB, serta kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah.
Tujuannya adalah mencegah meluasnya penularan campak di Indonesia.
***