Isu Dugaan BBM Subsidi untuk Industri di Cilegon Mencuat, Ribuan Massa Siap Aksi
CILEGON - Isu dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi oleh salah satu perusahaan jasa industri di Kota Cilegon mulai mengemuka dan menjadi perbincangan di sejumlah kalangan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya dugaan penggunaan BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite untuk kebutuhan operasional kendaraan industri.
Dugaan tersebut disebut bersumber dari temuan lapangan dan keterangan sejumlah pihak.
Jika benar terjadi, penggunaan BBM subsidi untuk kepentingan operasional industri dinilai tidak sesuai peruntukannya
Sebagaimana diketahui, BBM subsidi dialokasikan bagi kelompok masyarakat tertentu seperti nelayan, petani, dan pelaku usaha mikro.
Selain itu, beredar pula informasi mengenai dugaan pemanfaatan barcode MyPertamina untuk memperoleh BBM subsidi.
Apabila terbukti, praktik tersebut berpotensi bertentangan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Cipta Kerja.
Persoalan ini sebelumnya disebut telah disampaikan dalam forum audiensi dengan salah satu komisi di DPRD Kota Cilegon pada akhir 2025. Dalam pertemuan tersebut, diinformasikan adanya rencana tindak lanjut melalui koordinasi dan pemanggilan pihak terkait.