WILISPOST.COM, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta Kementerian Kesehatan memperkuat fasilitas kesehatan di simpul-simpul transportasi. Permintaan ini disampaikan selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Hal tersebut diungkapkan Menhub Dudy saat rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Rapat berlangsung bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, pada Rabu lalu (4/3/2026).
“Untuk menjaga kelancaran pelayanan, kami mengharap dukungan Kementerian Kesehatan untuk menambah fasilitas kesehatan terutama di simpul terpadat pergerakan angkutan umum per moda,” ujar Menhub Dudy.
Dukungan kesehatan yang dibutuhkan antara lain tes kesehatan bagi pengemudi. Tes ini mencakup pemeriksaan tekanan darah dan tes urine untuk memastikan pengemudi bebas dari pengaruh zat berbahaya.
Selain itu, diperlukan penyediaan posko medis di berbagai lokasi. Posko ini akan ditempatkan di terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, rest area tol, dan jalan arteri.
“Posko ini berfungsi sebagai tempat istirahat sekaligus pemeriksaan kesehatan darurat bagi pemudik dan pengemudi yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan,” imbuh Menhub.
Menhub Dudy juga mendukung penyiagaan tim gawat darurat dan ambulan motor. Langkah ini bertujuan memberikan respons cepat jika terjadi kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat medis di jalur mudik yang sulit ditembus kendaraan roda empat.
Kementerian Perhubungan juga menyebut perlunya memastikan ketersediaan ruang laktasi yang higienis. Fasilitas ini penting di lokasi-lokasi strategis yang belum memiliki fasilitas permanen.