Ikuti Kami
Sabtu, 7 Maret 2026 ⚡ Versi Web

Kemenkes Ingatkan Waspada Campak Jelang Mudik Lebaran, Imunisasi Anak Jadi Kunci

Penulis: Redaksi
Sabtu, 7 Maret 2026 | 14:02 WIB

WILISPOST.COM, Mataram - Kementerian Kesehatan RI meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak. Peringatan ini disampaikan menjelang periode mudik dan libur Lebaran, mengingat mobilitas masyarakat dan potensi kerumunan dapat memperbesar risiko penularan penyakit.

Terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap menjadi kelompok rentan. Hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat 10.453 suspek campak di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.372 kasus campak telah terkonfirmasi dengan 6 kematian. Selain itu, terdapat 45 kejadian luar biasa campak yang tersebar di 29 kabupaten/kota.

KLB ini terjadi di 11 provinsi, meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr.

Andi Saguni, menjelaskan tren kasus campak sempat meningkat pada Januari 2026. Namun, kasus ini mulai menunjukkan penurunan sepanjang Februari.

“Tren kasus suspek campak meningkat pada Januari dan mulai menurun sepanjang Februari 2026. Hingga minggu ke-8 tahun ini tercatat lebih dari sepuluh ribu suspek campak. Pemerintah terus melakukan respons cepat untuk mencegah penularan yang lebih luas,” ujar dr.

Andi Saguni dalam konferensi pers daring pada Jumat kemarin (6/3/2026). Meski tren kasus mulai menurun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan menjelang libur panjang Lebaran.

Penulis: Redaksi
Sabtu, 7 Maret 2026 | 14:02 WIB

Tags

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas