WILISPOST.COM, Banten - Program Sekolah Gratis yang menjadi salah satu prioritas Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendapat sambutan positif. Program ini diapresiasi oleh orang tua siswa karena dinilai meringankan beban anggaran keluarga.
Nurasiah, seorang warga dari Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, menyampaikan apresiasinya.
Ia menyebut program tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan. "Alhamdulillah, anak saya mengikuti program Sekolah Gratis dan ini sangat meringankan kami sebagai orang tua," ungkap Nurasiah usai berdialog dengan Gubernur Banten Andra Soni di SMKN 1 Anyer, Kabupaten Serang, Senin (2/3/2026).
Ia menuturkan, anaknya tidak dikenakan biaya atau uang pangkal serta biaya bulanan atau SPP.
Bantuan itu dinilai meringankan karena orang tua bisa menabung untuk cita-cita anak ke depannya. "Karena ini gratis, uangnya yang buat bayaran mau dikumpulin. Namanya juga cita-cita anak ingin kuliah, jadi dikumpulin untuk kuliah," katanya. Di tempat yang sama, Kepala SMK Multi Dimensi Anyer Anas Mahyudin juga menyampaikan program Sekolah Gratis sangat membantu pihak sekolah.
Program ini berdampak pada peningkatan jumlah peserta didik, terutama bagi sekolah swasta. Anas Mahyudin menjelaskan, sebelum adanya program tersebut, pihaknya memungut biaya sebesar Rp 1 juta untuk uang pangkal atau gedung.
Namun, dengan kebijakan Gubernur Banten terkait Sekolah Gratis, tidak ada lagi biaya uang pangkal hingga SPP. “Alhamdulillah siswa kita kurang lebih ada 31 untuk kelas X dan itu yang mengikuti program sekolah gratis," imbuh Anas.
Apresiasi juga disuarakan oleh salah satu siswa, Muhammad Iban.
Siswa kelas X SMK Multi Dimensi itu menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten atas program sekolah gratis. "Terima kasih pak gubernur dengan program sekolah gratis, Alhamdulillah dengan program ini membantu untuk keluarga juga," ujarnya. Mendapatkan apresiasi itu, Gubernur Banten Andra Soni berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Khususnya, untuk menekan angka putus sekolah sehingga warga Banten mendapatkan haknya atas pendidikan berkualitas. "Mohon dukungan semuanya dan semoga program ini dapat berkelanjutan," dikutip Selasa, (3/3/26), tutup Andra Soni.
***