TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan pemantauan harga komoditas pangan untuk antisipasi kenaikan di bulan Ramadan. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Suli Rosadi menyatakan harga pangan di pasar tradisional dan modern belum mengalami perubahan signifikan beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan, kenaikan harga hanya terjadi pada sejumlah komoditas seperti cabai rawit merah dan daging ayam broiler. Harga rata-rata daging ayam broiler mencapai Rp35-50 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit merah seharga Rp100 ribu per kilogram.
"Kami terus melakukan pemantauan harga setiap hari, sejauh ini tidak ada lonjakan kenaikan yang signifikan, hanya saja ada beberapa komoditas yang masih cukup tinggi dari biasa, seperti daging ayam sampai cabai rawit merah yang memang menjadi perhatian dalam beberapa hari terakhir," ujar Suli, Kamis (19/2/26).
Beberapa harga komoditas pangan lainnya masih stabil. Beras kategori medium dijual Rp12-14 ribu per kilogram, sedangkan premium Rp15-16 ribu per kilogram. Gula pasir seharga Rp18-19 ribu per kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp15-18 ribu per liter.
Daging sapi seharga Rp135-140 ribu per kilogram, telur ayam Rp31-32 ribu per kilogram, bawang merah Rp40-45 ribu per kilogram, serta bawang putih Rp32-50 ribu per kilogram.
"Kami terus menjalin koordinasi lebih lanjut untuk memastikan harga komoditas pangan tidak mengalami lonjakan yang dapat menganggu stabilitas daya beli masyarakat terutama sepanjang Ramadan sampai musim Lebaran nanti," tambahnya.
Informasi terkini tentang perkembangan harga komoditas pangan akan diunggah setiap hari melalui kanal media sosial Instagram @perdagangan_tangerangkota, @indagkopukm_tangerangkota, dan @perumdapasarkotatangerang.
***