Jumat, 20 Februari 2026

Prabowo: Investasi Butuh Stabilitas dan Kepastian Hukum

Penulis
Iklan
Prabowo: Investasi Butuh Stabilitas dan Kepastian Hukum
Prabowo di AS: Investasi butuh stabilitas dan kepastian hukum. (Dok. Humas Setkab)

WASHINGTON - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto hadir dalam sesi roundtable Business Summit yang diselenggarakan di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Presiden menyampaikan pentingnya perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat bagi dunia usaha dan investasi kedua negara. Menurutnya, perjanjian ini memberikan sinyal jelas bagi kedua negara untuk memperkuat kerja sama ekonomi.

"Hal ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk melanjutkan kerja sama ekonomi yang lebih dalam, akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia bisnis," ucap Presiden dalam sambutannya.

Presiden menekankan bahwa kepastian sangat penting bagi dunia usaha. Untuk itu, ia menegaskan pentingnya stabilitas, supremasi hukum, dan tata kelola yang baik dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.

"Tidak ada yang ingin berinvestasi dalam situasi atau suasana ketidakpastian, ketidakstabilan, atau bahkan kekacauan. Kita sangat beruntung bahwa Indonesia telah menikmati periode stabilitas dan perdamaian yang relatif cukup panjang," ucapnya.

Dari sisi fundamental ekonomi, Presiden menunjukkan optimisme terhadap kinerja nasional. Angka investasi asing tercatat mencapai USD53 miliar pada tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga stabil dan terus membaik, serta diyakini Kepala Negara akan terus tumbuh pada tahun ini.

"Indikator-indikator penting sudah mulai terlihat. Kita menggerakkan ekonomi dari akar rumput. Strategi ekonomi kita sangat terfokus," katanya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan Indonesia mencari mitra jangka panjang serius untuk bekerja sama dalam mengembangkan ekonomi bersama yang saling memberikan manfaat.

"Kami berharap dapat menemukan mitra yang siap bergabung dengan kami dalam upaya berkelanjutan kami untuk memodernisasi dan melakukan industrialisasi," kata Presiden.

Pesan Presiden Prabowo dalam forum tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang stabil, terbuka, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia. Indonesia menggabungkan kepastian hukum, kekuatan pasar domestik, dan agenda transformasi ekonomi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

***

Iklan
Penulis

Tags

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini