Kamis, 19 Februari 2026

Bupati Tangerang Resmikan IGD 51 Tempat Tidur di RSUD Balaraja

Penulis
Iklan
Bupati Tangerang Resmikan IGD 51 Tempat Tidur di RSUD Balaraja
Bupati Tangerang resmikan IGD 51 tempat tidur RSUD Balaraja. (Dok. Humas Pemkab Tangerang)

TANGERANG - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru dan Musholla Al-Taubah di RSUD Balaraja, Rabu (18/2/26). Fasilitas ini dibangun untuk meningkatkan layanan kedaruratan dan mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan fasilitas tersebut. Ia menjelaskan bahwa IGD yang sebelumnya hanya memiliki 25 tempat tidur kini menjadi 51 tempat tidur untuk mengakomodir sekitar 100 pasien IGD setiap hari.

"Alhamdulillah hari ini kami bersama para Kepala OPD, Inspektur, para asisten, staf ahli, dan camat menghadiri undangan Direktur RSUD Balaraja untuk meresmikan Musholla Al-Taubah dan IGD," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Peningkatan kapasitas IGD merupakan respons atas meningkatnya jumlah kunjungan pasien di RSUD Balaraja yang mencapai sekitar 700 kunjungan perhari. Bupati menegaskan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan kesehatan harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas yang memadai.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memastikan prioritas utama pelayanan kesehatan tanpa membedakan status jaminan kesehatan pasien.

"Kalau ada pasien, tangani dulu. Jangan ditanya BPJS atau tidak. Yang penting jiwanya diselamatkan. Setelah itu baru administrasinya diselesaikan. Pemerintah daerah juga masih menganggarkan program Jamkesda untuk membantu masyarakat yang belum terdaftar BPJS," tegasnya.

Pembangunan Musholla Al-Taawah dilakukan untuk menyediakan fasilitas ibadah yang lebih representatif bagi pasien, keluarga pasien, maupun pengunjung rumah sakit. Musholla tersebut dibangun di area yang mudah dijangkau dan memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan musholla sebelumnya.

Direktur RSUD Balaraja, dr. Corah Usman, menjelaskan bahwa penambahan kapasitas IGD dilakukan karena semakin tingginya kunjungan pasien darurat, sementara kapasitas sebelumnya terbatas.

"Setiap hari sekitar 100 kunjungan pasien IGD, sedangkan kapasitas yang ada hanya 25 tempat tidur. Penambahan ini juga untuk mengantisipasi antrean pasien rawat inap yang sementara harus ditangani di IGD," jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa musholla baru dapat menampung sekitar 100 jemaah dan diperuntukkan bagi pasien rawat jalan, keluarga pasien, serta pengunjung rumah sakit. Pembangunan musholla dan renovasi IGD tersebut didanai dari anggaran BLUD RSUD Balaraja.

***

Iklan
Penulis

Tags

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini