TANGERANG SELATAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan telah mengumpulkan donasi sebesar Rp2.070.689.943 untuk korban banjir di Sumatera. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk logistik dan program pemulihan fasilitas umum di tiga provinsi.
Baznas Tangsel mengumpulkan donasi melalui kampanye penggalangan dana intensif, termasuk melalui Surat Edaran Wali Kota. Pendistribusian bantuan dimulai sejak akhir Desember 2025 dengan pengiriman bahan makanan pokok, pakaian, dan obat-obatan melalui jalur darat menuju Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Di Sumatera Barat, Baznas Tangsel bekerja sama dengan Baznas Tanah Datar dalam memulihkan fasilitas publik yang rusak. Program utama yang sedang berjalan adalah pengadaan air bersih melalui proyek pipanisasi dari pegunungan menuju titik-titik penampungan warga.
Sementara di Sumatera Utara, bantuan disalurkan ke delapan titik rawan di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Di wilayah ini, Baznas Tangsel juga melakukan renovasi tiga unit masjid, penggalian delapan titik sumur bor, pembangunan tiga rumah layak huni, serta dua fasilitas MCK.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengapresiasi tingginya solidaritas masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tangsel. "Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Tangerang Selatan, ASN, pelaku usaha, komunitas, serta para muzaki yang telah berpartisipasi," ujar Benyamin pada Kamis (19/2/2026).
Benyamin menegaskan Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendukung penuh langkah Baznas Tangsel tidak hanya dalam fase tanggap darurat, tetapi juga dalam pemulihan jangka menengah dan panjang. "Bantuan ini tidak hanya berhenti pada pengiriman logistik. Kami mendorong agar program recovery seperti pembangunan rumah layak huni, sarana air bersih, dan fasilitas ibadah benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat terdampak," jelasnya.
Menurut Benyamin, pola penyaluran bantuan yang dilakukan Baznas Tangsel sudah tepat karena menggabungkan aspek kemanusiaan dan pembangunan. "Apa yang dilakukan Baznas Tangsel merupakan contoh penanganan bencana yang komprehensif, mulai dari respon cepat hingga pemulihan infrastruktur dasar," tambahnya.
Ia berharap semangat kepedulian masyarakat dan ASN Tangsel dapat terus terjaga. "Solidaritas seperti inilah yang menjadi kekuatan bangsa. Saya berharap masyarakat Tangsel terus menjadi bagian dari solusi bagi persoalan kemanusiaan, baik di dalam maupun di luar daerah," pungkasnya.
***